-->

Ads 720 x 90

Cerita Dongeng Sebelum Tidur: Gadis Penenun Menikah Dengan Pangeran

Cerita Dongeng Sebelum Tidur

Cerita Dongeng Sebelum Tidur: Gadis Penenun Menikah Dengan Pangeran

Ada seorang ratu di sebuah kerajaan yang memiliki gaya hidup sangat mewah. Ia memiliki puluhan lemari yang berisi baju-baju bagus dan indah. Ia juga memiliki ratusan topi dan tas yang tak ternilai harganya.

Demi mendapatkan pakaian indah, ia membuat topinya dari bulu-bulu angsa di sungai. Ia juga meminta para pengawalnya memburu buaya dan ular sebanyak mungkin untuk dibuat sepatu dan tas.


Tidak hanya itu, domba-domba yang ada di seluruh negeri harus menyetorkan bulu-bulunya pada kerajaan untuk dibuat menjadi pakaian-pakaian indah. Ia mempekerjakan penenun terbaik di desa dan semua penenun itu harus menghasilkan baju-baju yang indah untuknya.


Suatu hari sang ratu mendengar bahwa di sebuah desa ada seorang gadis yang pandai menenun. Hasil tenunnya sangat indah dan membuat siapa pun yang menggunakan pakaian hasil tenunnya akan terlihat sangat cantik. Sang ratu memerintahkan beberapa pengawalnya untuk membawa sang gadis ke istana. Agar ia bisa membuatkan banyak pakaian indah untuknya.

Sang gadis pun bekerja di istana. Saat melihat hasil tenunnya yang indah, sang ratu begitu senang karena belum pernah ia menemukan penenun dengan hasil tenunan sebagus hasil tenunan sang gadis. Hasil tenunnya adalah yang paling indah di kerajaan. Selain itu, gadis penenun juga memiliki paras yang sangat cantik sehingga membuat pria yang melihatnya menjadi terpesona dengan kecantikannya

Ratu pun memiliki ide untuk menikahkan gadis penenun dengan putranya, satu-satunya pangeran di negeri itu. Pangeran sangat setuju, karena ia pun menyukai gadis penenun yang selain cantik, juga pandai menenun.

“Tenunlah pakaian paling indah yang pernah kau buat, kau sebut saja berapa ratus bulu domba yang kau butuhkan? Berapa ratus bulu angsa yang kau perlukan? Juga kulit ular dan buaya? Pengawal akan memberikan itu semua untukmu. Kelak setelah pakaian itu jadi, itu akan menjadi mas kawinmu.”

“Aku tidak membutuhkan itu semua Ratu, karena aku tidak ingin demi pakaian bagus, aku membunuh banyak binatang. Namun, aku memiliki ide yang lebih baik. Bagaimana jika benang yang akan kutenun berasal dari rambutmu yang begitu indah dan panjang itu, Baginda Ratu. Kuku-kukumu yang indah akan kubuat menjadi kancing-kancing baju.”

Ratu dan pangeran yang mendengar kata-kata gadis penenun tersentak. Mereka sadar, pakaian bagus sang ratu selama ini, telah banyak mengorbankan dan membunuh binatang. Ratu pun menghentikan kebiasaannya mengoleksi pakaian mewah. Lagi pula ia sudah memiliki pakaian yang sangat banyak. Ia juga sudah berubah menjadi tua. Sudah saatnya pensiun.

Gadis penenun pun menikah dengan pangeran. Ia menggantikan sang ratu. Semua binatang di kerajaan itu dikembalikan ke habitatnya. Mereka hidup bahagia selamanya

REKOMENDASI UNTUK ANDA

JANGAN LEWATKAN INI

Post a Comment

Berlangganan Artikel terbaru
banner